Alasan Dispora Soal Pemindahan Lokasi Pertandingan Liga Pelajar Di Ende

  • Whatsapp
Kepala Bidang (Kabib) Olaraga Dispora Kabupaten Ende, Fidelis Bella (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Dinas Pemuda dan Olaraga (Dispora) Kabupaten Ende mengungkapkan alasannya kenapa adanya pemindahan lokasi pertandingan yang awalnya dijadwalkan juga di Stadion Marilonga kemudian di pindahkan ke Lapangan SMAK Syuradikara.

Menurut penuturan Kepala Bidang (Kabid) Olaraga Dispora Ende, Fidelis Bella, pemindahan lokasi pertandingan semata-mata untuk merawat kembali rumput yang ada di stadion marilonga karena dalam kondisi rusak paska konser kebangsaan pekan lalu.

Bacaan Lainnya

“Selesai kegiatan konser kondisi stadion dalam posisi yang harus dirawat. Sehingga waktu itu, ada panitia pelaksana turnamen dan kita sebagai pihak pengelola kemudian pertimbangkan secara teknik, kalau itu dipaksakan untuk pertandingan rumputnya itu akan tambah rusak parah”, kata Fidelis saat di konfirmasi Savanaparadise.com di kantor Dispora, Jumat (09/06/22).

Fidelis lalu menambahkan atas dasar pertimbangan itu sehingga waktu itu disepakti dan kita meminta untuk dilakukan perawatan selama dua minggu.

“Permintaan dari panitia kepada kita kalau bisa pembukaannya tetap tanggal 4 Juni dan itu disepakati bersama bahwa pembukaan dilangsungkan di stadion Marilonga sekaligus digelar pertandingan perdana”, jelas Fidelis.

Lanjutnya, setelah pembuka saya mendapat jadwal pertandingan dari Medsos kemudian saya menginformasikan kepada panitia via whatsApp dan menyampaikan agar memikir tempat alternatif lain karena waktu perawatan 3 hari sepertinya tidak cukup.

“Kalau bisa di Syuradikara atau di mana. Artinya bukan berarti kita tidak ijin. Nanti setelah 8 besar baru kita pindahkan ke stadion Marilonga”, timpalnya.

Setelah mendapat informasi tentang itu, kata Fidelis, lalu Pantia membalas wa saya dan menyampaikan bahwa jadwal yang telah disusun panitia demi mengejar target jadwal pertandingan di Provinsi. Apabila hanya di lapangan Syuradikara maka waktunya tidak pas.

“Kami menyadari adanya kekurangan pada kami. Nanti kita akan kominikasi kembali”, katanya.

Sebelumnya, diberitakan media bahwa turnamen Bola Kaki bagi pelajar di tingkat SMA/MA/SMAK/SMK/MAK Kabupaten Ende tahun 2022 telah digelar sejak 04 Juni 2022 yang di buka secara resmi oleh Bupati Ende, Djafar Achmad di Stadion Marilonga.

Liga Pelajar ini digelar dengan tujuan untuk mencari dan mempersiapkan para pelajar atau bibit muda untuk ikut berpratisipasi dalam pertandingan di tingkat Provinsi NTT nantinya.

Demi menyukseskan hal itu, panitia penyelenggara bekerjasama dengan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kabupaten Ende menyelenggarakan turnamen ini.

Dalam kesepakatan bersama, turnemen bola kaki bagi pelajar ini akan bertanding di dua lapangan berbeda. Pertama di Stadion Marilonga dan kedua di Lapangan SMAK Syuradikara demi mengejar waktu.

Namun, usai laga perdana yang dilangsungkan di Stadion Marilonga, pihak pengelola dalam hal ini Dinas teknis kemudian memberitahukan kepada panitia penyelenggara liga pelajar agar penggunaan Stadion Marilonga untuk turnemen liga pelajar dihentikan sementara karena masih lakukan proses pemugaran kembali rumput di Stadion Marilonga.

Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Ende, Sabri Indra Dewa yang juga adalah Ketua Komisi III saat di konfirmasi media, Kamis (09/06/22) membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, paska turnamen liga pelajar dibuka 04 Juni lalu, memang kondisi rumput perlu dilakukan penyegaran kembali dan untuk penyegaran dibutuhkan waktu hingga satu sampai dua minggu.

Sehingga, tambah Sabri, Pak Bupati mungkin memutuskan untuk sementara di alihkan ke lapangan SMAK Syuradikara karena paska kegiatan konser kebangsaan 1 Juni rumput di stadion Marilonga perlu penyegaran kembali.

“Nanti di 8 besar hingga final baru kembali diselenggarakan di Stadion Marilonga”, sambungnya.

Ditempat berbeda, Ketua Panitia Pelaksana Liga Pelajar, Yohanes Albinus Minggu mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.

Kekecewaan disampaikannya lantaran panitia liga pelajar sudah mengeluarkan jadwal pertandingan baik itu di stadion Marilonga maupun di lapangan Syuradikara mulai dari penyisihan hingga final.

Tapi tiba-tiba siang itu kami diberitahukan dari pihak pengelola dalam hal ini dinas Pemuda dan Olaraga Kabupaten Ende untuk sementara jangan dulu bermain karena masih ada perawatan rumput setelah kegiatan konser kebangsaan di stadion Marilonga.

“Awalnya memang setelah pembukaan tanggal 4 Juni itu, kami diminta bersabar 2 atau 3 hari dan itu juga disampaikan oleh Ketua ASKAB. Lalu setelahnya karena ada pertimbangan lagi, kemudian disampaikan kembali kepada kami agar menunggu sampai 1 atau dua minggu”, ungkap ketua Albinus.

“Dari pada kami panitia berharap-harap cemas tanpa ada kepastian, jadi kita sudah buatkan jadwal secara pasti dan kita putuskan fokus saja pertandingan di lapangan SMAK Syuradikara”, tegas Albinus.

Albinus juga mengatakan Liga Pelajar SMA/MA/SMAK/SMK/MAK ini memang sedianya panitia dengan keterbatasan waktu dalam kaitan pelaksanaan kegiatan tingkat Provinsi, maka panitia sudah menyediakan satu tambahan lapangan.

“Hari ini semestinya jadwalnya di sini juga main. Jadi ada dua lapangan yang kita pakai itu dari rencana sebelumnya”, urainya.

Penulis: Chen Rasi

Pos terkait