Aniaya Istri, Yusak Benu Dipolisikan

  • Whatsapp

Kupang, Savanaparadise.com,- Karena melakukan kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), Yusak Victor Benu (29) akhirnya dipolisikan oleh Istrinya Ayu Corputty.

“Saya diancam pukul dan akan ditembak menggunakan senjata api,” kata Ayu usai melaporkan kasus ini di Mapolres Kupang kota, Jumad, 30/08.

Kepada wartawan Ayu menuturkan, pengancaman yang di lakukan suaminya, Yusak Benu, terjadi pada tanggal 29, pukul 12.00 malam.

“Saya diancam dan ditodong menggunakan senjata api jenis Pistol AIRSOFT GUN, sambil Yusak omong, Lu Lama-Lama beta bunuh Lu, Beta Tembak Kasi Pica Lu Pung Kepala,” kata Ayu.

Karena saya takut mati maka saya laporkan kasus ini di polisi sehingga bisa diproses hukum, kata Ayu yang merupakan anak dari mantan Dirut Bank NTT ini.

“Saya cukup tertekan, ketika saya curiga dia dengan Wanita Idaman Lain (WIL) saya selalu disalahkan dan dimarahi,” kata Ayu seraya menambahkan satu tahun sebelumnya, dirinya pernah dicekik di leher.

Selama ini menurut Ayu, Yusak sedang menjalin hubungan dengan seorang purel di Triple X. Selain itu juga Yusak memacari seorang gadis bernama Novi Lakusa. Bahkan Yusak sempat membawa Novi ke Rumah or di kelurahan Nefonaek, saat itu Ayu berada di rumah orang tuanya di Kelapa Lima.

Terpisah Amos Corputty , orang tua kandung Ayu Corputy ketika diminta keterangan atas kejadian tersebut, mengatakan,Ia sangat kesal dengan kelakuaan yusak yang sering melakukan kekerasan terhadap Ayu.Amos berharap aparat kepolisian segerah mengusut tuntas kasus KDRT yang menimpa anaknya.

Sebab, tindakan pengancaman menggunakan senjata api tersebut kata Amos, sudah kelewatan batas normal. Apalagi sejauh ini, kehidupan anak saya selalu tertekan dengan kondisi yang tidak harmonis dalam keluarga.

Kasubag Humas Polres Kupang Kota, IPTU Januarius Mau kepada Wartawan mengatakan, pihaknya sementara tindak lanjuti laporan ancaman kekerasan menggunakan senjata api tersebut.

Menurutnya penyidik sementara melakukan penyelidikan kasus pengacaman yang masuk dalam KDRT tersebut.

“ Korban sudah dilakukan pemeriksaan, sementara pelaku sudah dipanggil untuk mengambil keterangan atas laporan tersebut”, Ujarnya. (SP)

Pos terkait