IMPER Kupang Soroti Masalah Di Kecamatan Elar Dan Elar Selatan

  • Whatsapp

Kupang, Savanaparadise.com,- Ikatan Mahsiswa Pemuda Elar (IMPER) Kupang menyoroti berbagai persoalan yang terjadi di kecamatan Elar dan Elar Selatan kabupaten Manggarai Timur melalui diskusi internal via zoom pada Selasa, 30 Maret 2021 pukul 19.00 WITA dengan tema Eksistensi IMPER Kupang Di Tengah Pandemi Covid 19.

Diskusi internal digelar dan difasilitas oleh Badan Pengurus IMPER Kupang melalui wakil bidang Penalaran dan Keilmuan Periode 2020/2021 mengangkat banyak persoalan baik dari bidang pembangunan infrastruktur jalan, bidang Pendidikan, bidang pertanian dan bidang telekomunikasi dan informasi yang menjadi persoalan serius di kedua kecamatan ini.

Pembina IMPER Kupang Leonardus Lewa Leko mengatakan bahwa Elar dan Elar Selatan merupakan serambi masa depan yang serius diperhatikan pemerintah daerah manggarai timur karena kedua kecamatan ini merupakan titik strategis yang berada diantara kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada.

“Pembangunan di kedua kecamatan ini membutuhkan ide, gagasan dan pandangan orang muda mahasiswa karena merupakan salah satu agen perubahan social dan merupakan aktor yang paling strategis yang cepat beradaptasi dengan situasi serta membuka diri dalam hal memberi gagasan yang membangun kepada masyarakat”, Lanjut dosen Universitas San Pedro Kupang ini.

Selain itu IMPER juga membahas terkait dengan bidang Pendidikan, bidang Pertanian, dan bidang Telekomunikasi Dan Informasi yang perlu perhatian serius dari pemerintah.

Dikesempatan yang sama, Ketua Umum IMPER Kupang, Heribertus Sora mengatakan demi mempertahankan eksistensinya IMPER perlu menanggapi semua persoalan yang ada untuk meminta kepada pihak pemerintah Kabupatan dan Provinsi untuk melakukan studi potensi dalam meningkatan produktivitas pertanian di daerah Manggarai Timur agar singkron dengan kebijakan pusat yaitu terkait dengan kedaulatan pangan.

“Manggarai timur merupakan daerah subur untuk itu kami minta pihak pemerintah agar memperhatikan serius kedua kecamatan ini demi meningkatkan penyediaan pangan di manggarai timur,” tutur Heribertus.

Sementara, dibidang Pendidikan siswa dan guru membutuhkan sentuhan serius dari pemerintah untuk menambah fasilitas Pendidikan demi memperlancar kegiatan belajar mengajar di tengah pandemic Covi-19 ini, Lanjut mahasiswa Politik Undana ini. (SP)

Pos terkait