Patiro-Pemkab TTU Akan Rilis APBD 2014 Ke Publik

18

Kefamenanu ,Savanaparadise.com,- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan peraturan daerah. Karena APBD sebagai anggaran untuk sektor publik yang merupakan alat untuk mencapai tujuan dalam rangka memberikan pelayanan kepada publik dan orientasinya tidak lain adalah menuju ke arah terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan menggandeng LSM Pusat Telaah Informasi Regional (Patiro), Pemda TTU di bawah kepemimpinan Duet DUBES, Bupati Ray Fernandez dan Wakil Bupati Aloysius Kobes melakukan terobosan fenomenal di Nusa tenggara Timur dengan membuka informasi APBD ke publik sejak tahun anggaran 2013. Karena tak banyak daerah yang mau merilis APBD ke publik dan bahkan ada daerah yang menggangapnya sebagai rahasia negara. Tentu terobosan ini adalah hal yang sangat positif.

” Di NTT ada empat kabupaten TTU, Ngada, Flotim, dan Sumba Barat Daya yang merilis ABPD nya dengan Patiro,’ Kata KoordinatorPatiro Area TTU, Martinus Kolo, kepada Savanaparadise.com, rabu 29/01/2014 melalui saluran telepon dari Kefamenanu.

Dikatakannya rilis APBD yang baru berjalan di tahun 2013 dan sudah di publikasikan oleh Patiro ke masyarakat. Untuk sementara di tahun 2014, kata Martinus, pihaknya masih menunggu penetapan dari DPRD

“Ada tujuan lain dari Patiro soal APBD yang di rilis adalah publikasi rencana apa yang di kerjakan oleh masyarakat dalam setahun,dan bisa membentuk untuk mengontrol/mengawasi proses pembangunan di lokasi”, ujarnya

Bupati TTU, Raymundus Sau Frenadez pada kesempatan terpisah mengatakan anggaran harus di ketahui oleh publik, sehingga memudahkan untuk pengawasan APBD di lapangan karena kita kekurangan keterbatasan internal dari masing-masing SKPD.

“ untuk anggaran tahun 2014 tetap akan di rilis ke masyarakat. Kita hanya menunggu penetapannya saja dengan DPRD,”, Ujarnya.(Kristo/SP)

Center Align Buttons in Bootstrap