Sekjen PSI Berkunjung Ke Sejumlah Pemuka Agama di Kupang

Kupang, Savanaparadise.com,- Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni berkesempatan mengunjungi Kota Kupang, Provinsi NTT, Rabu, 20/03/19. Dalam lawatannya itu Raja Juli Antoni mengunjungi sejumlah tokoh dan pemuka agama di Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

Ditemani sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI NTT, Cristian Widodo dan Petrus Yohn Mone, Raja Juli Antoni berkunjung ke Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr.

” Saya merasa sangat terhormat tidak hanya bertemu tapi juga diajak makan malam di kediaman Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang. Sebagai tokoh agama senior Mgr. Petrus Turang banyak memberikan nasehat agar PSI dapat terus menjaga idealisme, memerankan politik ideologis menjaga kebhinnekaan NKRI berdasarkan Pancasila,” kata Raja Juli Antoni kepada SP, Kamis, 21/03/19.

Raja Juli Antoni mengatakan Uskup Agung Kupang  mendoakan agar PSI dapat menembus  Parliamentary Threshold (PT) 4% untuk membuktikan perjuangan politik ideologis PSI di Senayan.

Usai bertemu dengan Uskup Agung Kupang, Raja Juli Antoni juga mengunjungi kantor Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). dikantor Sinode GMIT, Raja Juli Antoni diterima oleh sekretaris Umum Pendeta Yusuf Nakmofa.

Pada kesempatan itu Raja Juli Antoni mengaku mendapat doa dan harapan dari pendeta Yusuf agar misi politik PSI melawan korupsi dan intoleransi dapat terus dikumandangkan.

Usai berkunjung ke sejumlah pemuka  agama di Kota Kupang, Raja Juli Antoni menyempatkan  diri berdialog dengan relawan-relawan Jokowi. Dihadapan ratusan relawan Jokowi, Raja Juli Antoni meminta untuk memenangkan pasangan Jokowi Ma’ruf secara signifikan. Kemenangan di NTT yang besar kata Raja Juli Antoni untuk menutup defisit suara di beberapa provinsi.

” saya menegaskan agar Jokowi tidak hanya menang di NTT tapi juga wajib menang tebal untuk menutupi defisit suara di beberapa provinsi di Sumatera yang Pak Jokowi berpotensi kalah,” Ujar Raja Juli Antoni.

Saya menghimbau kepada para relawan Jokowi untuk tidak sinis apalagi curiga atas hasil survei Litbang Kompas. Hasil survei Litbang Kompas yang memang terlihat “aneh” karena berbeda dengan hasil survei lembaga-lembaga kredibel, mesti memotivasi para relawan, kader partai dan caleg untuk bekerja lebih keras lagi memenangkan Jokowi-Ma’ruf,” Jelasnya.(SP)

Pos terkait